Subsidi Intelektual atau "Brain Drain"

AMERIKA Serikat merupakan negara yang paling diuntungkan dengan brain drain atau migrasi para sarjana dan intelektual dari negara-negara lain.

Para Sarjana dan Intelektual Eropa, Asia dan Arab berlomba untuk berpindah ke AS untuk tujuan ekonomi dan tidak mampunya negara asalnya menampung semua sarjana tersebut.

Fenomena yang sama pernah terjadi di masa dahulu saat para sarjana di masa Umawiyah banyak yang mermigrasi ke Spanyol danmenjadikan negara tersebut salah satu pusat peradaban dunia menyaingi Badgdad di era Abbasiah.

Sekaang ini, negara-negara yang paling banyak mengalami brain drain adalah China dan India. Hal itu diakibatkan banyaknya warga mereka yang beremigrasi untuk mencari penghasilan yang lebih baik.

Negara-negara Arab menjadi diuntungkan oleh fenomena ini. Para sarjana-sarjana India yang bermigrasi ke sana membangun wilayah tersebut memasuki era millenium


Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :