Kaum Fanatik Memimpin Dunia, Sebarkan Intoleransi dan Anti-Kebhinnekaan

BARUSNews | Kemenangan Presiden Donald Trump di Amerika Serikta dinilai menjadi kulminasi gunung es yang mulai melanda dunia. (baca)

Dimulai dari Brexit, serangan brutal kepada individu-individu imigran dan Muslim di Eropa, Australia dan AS, menandakan hegemoni kekuatan kaum fanatik dalam politik internasional.

Narasi politikpun semakin membingungkan, ketika kaum radikal mengenakan jubah nasionalisme dan demokrasi membelah Ukraina dan negara-negara lain di dunia dalam garis keagamaan (baca) dalam perang proxy.

Media juga terbelah dengan melakukan demonisasi kepada pihak lain dan mendukung sepenuhnya kaum fanatik di pihaknya (baca).

Dunia di tahun 2017 akan kembali dipenuhi dengan tantangan; perang proxy terorisme, intoleransi dan anti-kebhinnekaan (pluralisme) sampai ditemukan titik keseimbangan terbaru. (baca).



Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :