Tasawuf Yang Tertindas: Kajian Hemeneutik Terhadap Karya-karya Hamzah Fansuri

Peniadaan nama Hamzah Fansuri dan jejaknya dalam sejarah adalah sesuatu yang disengaja, dan merupakan kelanjutan dari perintah pemusnahan karya-karyanya yang dipandang penuh dengan ajaran-ajaran yang berbahaya dan menyesatkan.

Tidak hanya itu, Hamzah Fansuri juga dikejar-kejar sebagai buronan istana, dan banyak pengikutnya yang dibunuh. Nama Hamzah Fansuri muncul ke permukaan oleh murid-muridnya yang setia melalui upaya penyalinan karya-karyanya yang berhasil diselamatkan dari tragedi pembakaran.

Pertanyaan yang muncul kepada kita setelah tiga abad kematiannya adalah: “Benarkah ajaran tasawuf Hamzah Fansuri itu sesat? Tidakkah apa yang ia alami sama dengan apa yang dialami Al-Hallaj yang hukuman matinya lebih merupakan peristiwa politik?”
Share on Google Plus

About Redaksi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :